aku mulai bagi hari ku ini dengan memikirkan masalah hidup ku yang semakin hari semakin bertambah
dan menghadapi masalah masalah dengan orang orang yang semakin menjauh dari aku
teman, kekasih, sahabat, semua itu sudah tak terdengar lagi kata kata mereka yang memberi ku semangat
mungkin sekarang aku menjadi orang yang sedang di buli bagi mereka, tapi ini semua bukan aku yang salah.
aku sudah mengatakan apa yang sesungguhnya terjadi dan mereka mungkin sudah menganggap aku seperti itu
jadi jika aku melakukan hal yang berbeda sudah tidak lagi depercaya oleh mereka,
yang aku tahu saat ini, hanya orang tua ku lah yang selalu ada buat aku, makasih banya bapak dan ibu, kalian selalu ada di setiap perjalanan hidupku yang penuh dengan liku liku,
dan ada lagi yang selalu ada untuk aku, ALLAH swt, walaupun aku tak jarang melupakan nya, meninggalkan peringtahnya, dan banyak sekali aku melanggar peraturanya,
aku menulis ini berharap aku bisa merasa berkurang masalah yang aku rasakan ini, karena di setiap
scrib
Minggu, 16 November 2014
Kamis, 13 November 2014
Jum'at, 14 - Oktober - 2014
gelisah tak berarah, yang aku rasakan saat ini,
pengen banget bercerita kepada orang yang aku sayang tentang apa yang aku rasakan saat ini. Tapi ya mau bagaimana, dia sedang sibuk dengan dunianya sendiri, mungkin dia sudah punya teman baru untuk komunikasi. Tapi nggak apa lah.
aku bingung, apa yang harus ku lakukan, ini salah aku, dan harus aku yang bertanggungjawab tentang apa yang terjadi. Tapi bagaimana aku bisa tanggung jawab karena aku tidak punya hal yang nilainya sebanyak itu, dan ini akan berdamapak ke orang tua aku.
mungkin terlihat cengeng alay bahasa gaulnya kalau aku menuliskan keluh kesah yang aku rasakan saat ini, karena memang aku nggak tahu aku harus bercerita kepada siapa.
mungkin juga ini cara allah mengingatkan aku, kalau aku mulai jauh darinya.
pengen banget bercerita kepada orang yang aku sayang tentang apa yang aku rasakan saat ini. Tapi ya mau bagaimana, dia sedang sibuk dengan dunianya sendiri, mungkin dia sudah punya teman baru untuk komunikasi. Tapi nggak apa lah.
aku bingung, apa yang harus ku lakukan, ini salah aku, dan harus aku yang bertanggungjawab tentang apa yang terjadi. Tapi bagaimana aku bisa tanggung jawab karena aku tidak punya hal yang nilainya sebanyak itu, dan ini akan berdamapak ke orang tua aku.
mungkin terlihat cengeng alay bahasa gaulnya kalau aku menuliskan keluh kesah yang aku rasakan saat ini, karena memang aku nggak tahu aku harus bercerita kepada siapa.
mungkin juga ini cara allah mengingatkan aku, kalau aku mulai jauh darinya.
Langganan:
Postingan (Atom)