untuk mengurangi kekacauan yang ada di dalam pikiranku aku akan mencoba untuk mengeluarkan apa yang sedang aku rasakan pada halaman ini. Karena aku bingung mau mengungkapkan dengan bagaimana. Kalau dengan orang aku sudah tau jawabanya.
oke langsung ke pembahasan. Pada awal matakuliah metode penelitian aku sudah merasakan jantungku ini mulai berdetak lebih kencang dari biasanya. Pasalnya aku belum siap untuk melakukan tugas akhir atau skripsi.
dari awal yang di tuntut harus menentukan judul sebagai tugas akhir sampai pada saat nanti akan di seminarkan tentang judul saya.
dan aku mulai melakukan beberapa cara agar mendapatkan sebuah judul. Cara pertama dengan bertanya dengan teman mta dulu dan ada saran salah seorang yang menurut ku cukup menarik. Akan tetapi sewaktu aku kumpulkan busyet dah dosen bilangnya bikin sakit hati banget. Lalu aku mulai kebingungan untuk mencari judul dan pada akhirnya aku konsultasi dengan teman satu kelasku. Dan akhirnya aku mendapatkan judul dari teman satu kelasku. Dan ternyata aku merasa judul itu terlalu mudah. Karena setara dengan tugas akhir sebuah matakuliah. Dan aku masa bodo saja lalu aku membuat conceptnite dan pengajuan judul skripsi. Dan waaaah ternyata di setujuhi. Mulai lagi rasa kekhawatiranku karena memang aku tidak menguasai judul yang aku buat. Dan harus bertemu dengan pembimbing untuk meminta tandatangan sebagai syarat daftar seminar proposal. Nah ini yang saat ini membuat aku campur aduk rasanya. Memang dari awal aku belum siap untuk memulai bergelut dengan skripsi, bahkan untuk menemui pembimbing saja batinku harus berdetak begitu dahsyat. Yq memang aku mengakui mentalku ini sangat lembek sekali. Bahkan untuk maju di depan kelas untuk presentasi saja aku sangat ketakutan, apalagi ini nanti harus presentasi dihadapan dosen2 yang killer dan beberapa mahasiswa adikntingkat. Busyet dah. Berasa pengen meghindar dalam hal ini. Tapi kalau menghindar saja rasa ini akan bertahan lama. Jadi mau nggak mau aku memang harus yang aktif dalam hal ini, aku yang butuh. Semangat. بسم الله الرحمن الرحيم ya Allah berikanlah hamba mental sekuat baja untuk menghadapi hari ini sampai seminar proposal di lakukan ya Allah. Aku selalu yakin orang tuaku selalu dibelakangku untuk mendoakkan yang terbaik untukku
scrib
Minggu, 03 Januari 2016
Rabu, 30 Desember 2015
Kamis, 17 Desember 2015
in this page, i can out of my problem on this my mind, and always about my girl friend.
nothing word in my day without a prayer for my girl friend.I hope she has a long time to accompany me until I could no longer move my body. i know she has a disease that is quite alarming, but i will pray fo him. with the prayers of all will be good. but actually I also have an illness that might make me stop my breath. but I am more confident with prayer than having to take a drug that clearly contain chemicals and will lead to other effects.
so do not give up honey i will alway be there for you.
i love you so much
until you can't look at me again.
Akhmad Choerudin Wakhid
Minggu, 22 November 2015
come back again, loong time i did't open this page. Cause i think write here can't change my feeling and situation. But i will write here to make me feel relieved.and i will write about my girlfriend. 3 days ago me and my girl friend comunicated with whatssapp mesaangger, first time noting a problem. But after a few mintes suddenly have a problem, but i don't know what the broblem. She like angri with me, but i don't know i think i did nothing wrong. And since that inciden until here we never comunicated again, i don't care, i true.case like this to make me feel boored with her. I'am so tried like this. Sometimes i think i will't continuing relationship. I'am so tried you know. I hlost many friendship, friend school. Eventhought i almost lost my aister cause you. Now what the fuck are you doing, i don't care again. Up to you, you will found new relationship. I DON'T CARE. I give up.
and i will try to lossing my mind of you.
whatever.
Yogyakarta 23.November.2015
at 07:00 a clock.
Minggu, 16 November 2014
17 November 2014
aku mulai bagi hari ku ini dengan memikirkan masalah hidup ku yang semakin hari semakin bertambah
dan menghadapi masalah masalah dengan orang orang yang semakin menjauh dari aku
teman, kekasih, sahabat, semua itu sudah tak terdengar lagi kata kata mereka yang memberi ku semangat
mungkin sekarang aku menjadi orang yang sedang di buli bagi mereka, tapi ini semua bukan aku yang salah.
aku sudah mengatakan apa yang sesungguhnya terjadi dan mereka mungkin sudah menganggap aku seperti itu
jadi jika aku melakukan hal yang berbeda sudah tidak lagi depercaya oleh mereka,
yang aku tahu saat ini, hanya orang tua ku lah yang selalu ada buat aku, makasih banya bapak dan ibu, kalian selalu ada di setiap perjalanan hidupku yang penuh dengan liku liku,
dan ada lagi yang selalu ada untuk aku, ALLAH swt, walaupun aku tak jarang melupakan nya, meninggalkan peringtahnya, dan banyak sekali aku melanggar peraturanya,
aku menulis ini berharap aku bisa merasa berkurang masalah yang aku rasakan ini, karena di setiap
dan menghadapi masalah masalah dengan orang orang yang semakin menjauh dari aku
teman, kekasih, sahabat, semua itu sudah tak terdengar lagi kata kata mereka yang memberi ku semangat
mungkin sekarang aku menjadi orang yang sedang di buli bagi mereka, tapi ini semua bukan aku yang salah.
aku sudah mengatakan apa yang sesungguhnya terjadi dan mereka mungkin sudah menganggap aku seperti itu
jadi jika aku melakukan hal yang berbeda sudah tidak lagi depercaya oleh mereka,
yang aku tahu saat ini, hanya orang tua ku lah yang selalu ada buat aku, makasih banya bapak dan ibu, kalian selalu ada di setiap perjalanan hidupku yang penuh dengan liku liku,
dan ada lagi yang selalu ada untuk aku, ALLAH swt, walaupun aku tak jarang melupakan nya, meninggalkan peringtahnya, dan banyak sekali aku melanggar peraturanya,
aku menulis ini berharap aku bisa merasa berkurang masalah yang aku rasakan ini, karena di setiap
Kamis, 13 November 2014
Jum'at, 14 - Oktober - 2014
gelisah tak berarah, yang aku rasakan saat ini,
pengen banget bercerita kepada orang yang aku sayang tentang apa yang aku rasakan saat ini. Tapi ya mau bagaimana, dia sedang sibuk dengan dunianya sendiri, mungkin dia sudah punya teman baru untuk komunikasi. Tapi nggak apa lah.
aku bingung, apa yang harus ku lakukan, ini salah aku, dan harus aku yang bertanggungjawab tentang apa yang terjadi. Tapi bagaimana aku bisa tanggung jawab karena aku tidak punya hal yang nilainya sebanyak itu, dan ini akan berdamapak ke orang tua aku.
mungkin terlihat cengeng alay bahasa gaulnya kalau aku menuliskan keluh kesah yang aku rasakan saat ini, karena memang aku nggak tahu aku harus bercerita kepada siapa.
mungkin juga ini cara allah mengingatkan aku, kalau aku mulai jauh darinya.
pengen banget bercerita kepada orang yang aku sayang tentang apa yang aku rasakan saat ini. Tapi ya mau bagaimana, dia sedang sibuk dengan dunianya sendiri, mungkin dia sudah punya teman baru untuk komunikasi. Tapi nggak apa lah.
aku bingung, apa yang harus ku lakukan, ini salah aku, dan harus aku yang bertanggungjawab tentang apa yang terjadi. Tapi bagaimana aku bisa tanggung jawab karena aku tidak punya hal yang nilainya sebanyak itu, dan ini akan berdamapak ke orang tua aku.
mungkin terlihat cengeng alay bahasa gaulnya kalau aku menuliskan keluh kesah yang aku rasakan saat ini, karena memang aku nggak tahu aku harus bercerita kepada siapa.
mungkin juga ini cara allah mengingatkan aku, kalau aku mulai jauh darinya.
Langganan:
Postingan (Atom)